...the stars will cry/ The blackest tears tonight/ And this is the moment that I live for/ I can smell the ocean air/ And here I am/ Pouring my heart onto these rooftops/ Just a ghost to the world...
Itu adalah sepenggal lirik lagu bernada sedih dari band asal negeri Paman Sam yang menamakan dirinya Cerita Tahun Ini (Story of The Year), salah satu band yang “katanya” beraliran emo. Emo merupakan jenis musik yang masih serumpun dengan punk. Emo sendiri banyak yang menyebutkan berasal dari kata emotion, emotional, emotive. atau emonyong....
Selain Story of The Year, band-band asing lainnya yang menurut gw beraliran emo diantaranya adalah Dashboard Confessional, The Used, Silverstein, Brand New, Early November, Good Charlotte, Funeral For A Friend, Matchbox Romance, All American Reject, Ataris, dll. Beberapa dari band tersebut ada yang tidak mau menyebutkan diri mereka sebagai band beraliran emo, mereka lebih suka menyebutkan mereka hanya memainkan musik punk rock dengan sedikit sentuhan pop.
Emo identik dengan musik yang berlirik puitis, melankolis, berarti dalam, mengandung banyak kemarahan dan kesedihan tentang kematian, keinginan untuk bunuh diri, ditinggal kekasih, hidup yang susah atau tentang keluarga yang broken home. Lirik-lirik tadi biasanya disuarakan dengan teriakan yang keras, yang menggambarkan kesedihan mereka.
Band-band emo banyak menggunakan suara-suara gitar yang kompleks dalam lagu mereka, namun tidak jarang yang hanya menggunakan gitar akustik saja. Dibanding musik punk, musik emo seringkali lebih soft dan lambat, atau musik emo mirip dengan musik pop-punk namun sedikit lebih rumit. Ciri khas dari aliran ini yaitu teriakan atau growl yang keras dari vokalisnya untuk lebih mendapatkan soul emosional dari lagu yang mereka bawakan.
Ada juga yang menyebutkan emo kepanjangan dari emocore. Tapi emocore sendiri sebenarnya bisa dikatakan aliran yang berbeda dengan emo. Emocore merupakan campuran antara emopunk dan hardcore. Mungkin bisa disebut juga musik hardcore dengan lirik yang emosional. A Static Lulaby, dan Saosin adalah sedikit dari banyak band yang beraliran emocore.
Dari segi musikalitas, sulit dibedakan antara musik emo dengan emocore. Bahkan jika didengar secara selintas, nyaris nggak ada beda. Jadi agak rancu juga menyebutkan perbedaan emo dengan emocore. Membedakan antara musik emo dengan punk rock juga cukup sulit, akibatnya orang seringkali menjadi bingung untuk membedakan antara emo, punk, dan hardcore. Hal ini dipersulit dengan kebiasaan beberapa band yang nggak hanya memainkan satu jenis musik saja, nggak konsisten, namun mereka sudah teranjur terikat dengan image suatu jenis musik yang biasa mereka mainkan. Maka bila band tersebut memainkan jenis musik yang berbeda maka tidak jarang orang menjadi bingung dan menganggap jenis musik yang mereka mainkan itu sama. Padahal, sah-sah saja kan bila satu band ingin berganti aliran.
Untuk ukuran Pribumi, yang banyak memainkan jenis musik emo ini adalah band-band indie, tapi ada beberapa band yang udah masuk major label yang musiknya kental dengan corak emo. Grup musik yang mempunyai aliran dekat dengan emo contohnya adalah Bugskin Bugle dengan lagu yang menurut gw cocok didengar kuping melayu yaitu dengan kerasnya, Alone At Last, juga Disconnected.
Emo saat ini sudah menjadi gaya hidup. Di Indonesia sendiri banyak anak muda yang meniru style band-band asing yang beraliran emo, mulai dari dandanan, gaya berpakaian, atau tingkah laku. Gaya anak emo merupakan campuran antara gothic, punk dan genre musik lainnya. Berpakaian ala punk, atau memakai kaos yang bertuliskan nama band yang bawain musik emo tentunya atau mungkin juga kaos dengan nama band seperti kangen band, d'masiv, st 12 yang beraliran metal (mellow atau melayu total), rambut spiffy dengan mata bermaskara, dan memakai eye liner hitam yang tebal. Untuk aksesori banyak juga yang memakai kacamata yang berframe plastik hitam. Terakhir, apalah arti sebuah style, bukankah yang penting adalah musiknya itu sendiri. buat apa dandanan emo tapi gak suka musik dengan dipenuhi raungan gitar jurus tiga jari... Keep Rockin Guys!
1.07.2009
Emo, Punk Melankolis
10:40
Eldorido
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






0 komentar:
Poskan Komentar