1.08.2009

Banggakah jadi orang Minang ?

Sebagai orang minang asli (100% Minang), kadang saya suka merenung, bangga gak sih saya jadi orang minang?

Sejujurnya, kadang saya sangat bangga jadi orang minang. Dengan romantisme masa lalu yang menyebut orang minang hebat, pedagang tangguh, perantau sukses, membuat hidung saya kadang kembang kempis menyebutkan diri sebagai orang minang saat berkenalan dengan orang...

Namun, saat ini, berapa banyak orang minang yang menjadi pemimpin dengan fungsi strategis? Berapa persen pedagang minang yang menjadi saudagar besar? Berapa banyak teman-teman minang kita yang mencapai posisi puncak di sebuah perusahaan? Berapa orang public figur minang yang menjadi idola masyarakat? Jujur saja, saya tak tahu jawabnya ...

Namun, jujur pula, kadang saya malu menjadi orang minang. Sifat pemarah, gampang tersinggung, mau menang sendiri, tidak kenal kompromi dan kadang-kadang cenderung kasar jelas bukan hal yang dapat dibanggakan. Sialnya, sifat seperti ini memang bukan isapan jempol belaka. Kondisi ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Saya pun, dengan darah minang yang masih kental juga tak mungkin tidak memiliki sebagian karakter yang saya sendiri tidak suka. Meskipun sampai sekarang, saya tetap belajar untuk mengendalikan emosi yang gampang meledak, yang juga ciri khas orang minang. Mungkin akibat banyak makan rendang dan makanan padang yang tinggi kolesterol...

Lantas, saya ini termasuk orang yang mana dalam mengartikan sebuah kebanggaan tentang kesukuan saya? Entahlah, saya juga masih mencari-cari faktor apa yang akan saya jadikan indikator untuk mengukur tingkat kebanggaan saya menjadi orang minang. Apakah cukup hanya dengan dengan mengingat-ingat masa lalu atau realisistis dengan kondisi masyarakat minang saat ini.

Buat teman-teman yang orang minang, baik itu 100% ataupun campuran, Masihkah bangga menjadi orang minang?

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Apa yg harus dibanggakan orang minang saat ini???

segi politik, kita sudah dijalur kelas 2 walau masih ada tokoh-tokoh politik kita sep:IRMAN GUSMAN, INDRA J PILIANG, RIZAL RAMLI dan tokoh pemerintahan kita GAMAWAN FAUZI...

Tapi belum muncul tokoh kelas 1 apalagi yg masuk kategori tokoh kelas Internasional... SYAFII MAARIF baru sebatas mendapat penghargaan Internasional, tapi belum bisa banyak bicara digelanggang Internasional...masih sebatas jago kandang... Azyumardi Azra baru sebatas pembicara seminar lintas negara belum penyuara dgn teriakan keras ttg Islam toleran...

Maka kita orang Minang sedang krisis ketokohan...

Paling yg bisa dibanggakan adalah MASAKAN PADANG yg bisa menggoyang lidah orang se nusantara dan mulai dibeberapa negara telah mulai menggoyang lidah, perut dan syahwat orang-orang eropa...

Juga sedikit ttg KEARIFAN LOKAL atau KREATIFITAS BUDAYA dimana leluhur-leluhur kita meninggalkan sistem adat istiadat, petatah petitih dan pola kemasyarakatan yg lumayan menarik untuk dijadikan pembanding atau barangkali alternatif lain dari kebudayaan global yg telah salah jalur kearah kenihilan nilai ala kapitalisme liberal...

Omong kosong saat ini ttg adanya pendapat bahwa orang minang akan bertarung dikancah global sebagai pesaing dari ras Yahudi, China ataupun Ras Eropa...

Dikancah nasional kita sebetulnya masih sebagai penyuara kelas kaki lima dgn teriakan-teriakan bertujuan beternak uang receh...kita belum mampu untuk beternak uang milyaran apalagi trilyunan...

Maka dgn ini saya sampaikan bahwa perlu adanya sebuah sistem pendidikan di daerah asal yaitu SUMATERA BARAT yg mengajarkan semangat berwirausaha yg ampuh juga perlu adanya sistem pendidikan yg menumbuhkan semangat kreatif inovatif dibidang apa saja dan perlu juga semangat untuk nekad berjuang hingga titik darah penghabisan...


Sang

Bunderan mangga Indramayu

Poskan Komentar

 
Great HTML Templates from easytemplates.com. | manhattan lasik | websites for accountants