Hubungan Minangkabau dan Padang bisa dikatakan serupa tapi tak sama. Yang dimaksud dengan Minangkabau adalah seluruh daerah yang berada di Sumatera Barat, sementara Padang adalah salah satu kota di daerah Sumatera Barat. Sayangnya, banyak orang salah kaprah, sehingga menganggap semua orang Minang = orang Padang.
Sebagai perbandingan mungkin bisa digunakan Bandung vs Sunda. Semua orang Bandung (bisa dianggap) orang Sunda, tapi tidak semua orang Sunda adalah orang Bandung, karena yang dimaksud Sunda adalah wilayah.
Daerah yang masuk ke dalam wilayah Minangkabau adalah Padang, Pariaman, Solok, Bukittinggi, Padang Panjang, Sawahlunto, Payakumbuh, Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, Tanah Datar (Batusangkar), 50 Kota, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Kepulauan Mentawai.
Untuk membedakan orang Padang dan orang Minang (secara umum), kita bisa tinjau dari bahasa yang digunakan. Ambil contoh Bahasa Indonesia:“Apa katanya kepadamu?”, maka pengucapannya bisa berbeda-beda, tergantung dialeknya. “Standar” Minangkabau: A keceknyo jo kau? Mandahiling Kuti Anyie: Apo kecek o kö gau? Padang Panjang: Apo keceknyo ka kau? Pariaman: A kate e bakeh kau? Ludai: A kecek o ka rau? Sungai Batang: Ea janyo ke kau? Kurai: A jano kale gau? Batusangkar: What the hell he/she say to you?
Semoga kita tidak lagi menyamaratakan orang Minang sebagai orang Padang. Indonesia memang surga bagi para peneliti bahasa, karena untuk 1 wilayah saja (Minang) kita bisa temukan (minimal) 7 dialek yang berbeda, baik ucapan maupun tulisannya.
1.06.2009
(Bahasa) Padang VS (bahasa) Minang
17:53
Eldorido
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






0 komentar:
Poskan Komentar